Konsep Multiple Intelligences dalam Film Laskar Pelangi…..

Cimahi Mandiri Ditemani sejuknya udara pegunungan hari Minggu (28/06) telah dilaksanakan acara upgrading mentor. Bertempat di Katumiri Out Door Activity DAN SEKITARNYA, Cihanjuang. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap 6 bulan sekali yang diselenggarakan RZI Cabang Cimahi.Yang bertujuan meningkatkan wawasan & kemampuan kakak mentor di saat membina para adik asuh.


Dalam kegiatan ini disajikan materi tentang Multiple Inteligence, yang disajikan secara lugas oleh dua orang pemateri. Yaitu Arif Taat Ujiyanto, Kepala Sekolah SD Juara Cimahi & Jajang Sudarsa, Kepala Sekolah SD Juara Bandung. Pementor yang menjadi peserta berasal dari ICD Cibeureum, Melong & Korwil Sukaraja ( Cimahi). ICD Lembang & Parongpong ( Lembang).


Diselingi pemutaran potongan film sebagai ilustrasi, kedua pemateri menerangkan materinya. Termasuk film Laskar Pelangi, berikut ini kutipan materi yang diberikan :


KONSEP MI DALAM FILM LASKAR PELANGI

Fenomena Laskar Pelangi untuk ukuran karya sastra di Indonesia sangat luar biasa. Tetralogi karya Andrea Hirata telah mengalami multi level marketing spirit. Semangat pantang menyerah anak-anak Laskar Pelangi telah bergulir efektif dari mulut ke mulut seperti bola salju setiap saat makin membesar. Semangat pantang menyerah tersebut ditumbuhkan oleh Ibu Guru Muslimah jebolan sekolah sulam-menyulam (SKP). Bukan alumni Sekolah Pendidikan Guru atau Sekolah Pendidikan Agama.


Bu Muslimah dan Pak Harfan, telah melaksanakan dan mempraktekkan pendidikan inklusi terhadap anak-anak Laskar Pelangi di SD Muhammadiyah Gantong Belitong. Harun, murid penyelamat bagi SD Muhammadiyah Gantong merupakan murid berkebutuhan khusus, yang biasa disebut dengan anak special need. Saat masuk kelas 1 SD, umur Harun sudah 15 tahun dan tercatat sebagai murid yang mendaftar paling akhir. Harun adalah murid yang terbelakang mental. Sehingga mau tidak-mau, SD Muhammadiyah Gantong harus membaurkan Harun dengan murid normal lainnya.


Konsekuensinya dalam kegiatan belajar mengajar, ada keragaman dalam metode dan target pembelajaran. Materi mengajar dan belajar, disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan dan kemampuan masing-masing murid secara individu. Bu Muslimah tidak pernah menuntut muridnya meraih prestasi yang sama. Disesuaikan dengan kapasitas masing-masing. Seperti Harun, Bu Mus hanya menarget Harun bisa berbicara yang baik-baik saja kendati belum bisa menulis. Demikian pula, di kelas Laskar Pelangi telah dilaksanakan konsep multiple intelligences (kecerdasan majemuk) jauh sebelum Howard Gardner menemukan konsep tersebut.


Lihat saja, Lintang yang jago matematika berdasarkan teori multiple intelligences menunjukkan salah satu jenis kecerdasan logical-mathematical intelligence. Lintang oleh Bu Muslimah di bina matematikanya yang akhirnya memenangkan cerdas cermat melawan SD PN Timah. Mahar yang piawai merdu melantunkan gurindam dan ulung mengarang dongeng, tergolong cerdas dalam dimensi liguistic dan musical intelligence.


Sehingga sekolah mendaulat Mahar sebagai Ketua tim kesenian untuk lomba karnaval 17 Agustus, akhirnya karnaval anak-anak Laskar Pelangi dinobatkan sebagai juara I mengalahkan SD PN Timah sebagai juara bertahan bertahun-tahun. Kucai yang bermulut besar, sok tahu, lemot dalam berhitung, selalu optimis dan punya jaringan luas, pantas menjadi ketua kelas terus menerus. Sebab ia termasuk cerdas dalam dimensi interpersonal dan linguistic intelligence.


Begitulah potret kelas Laskar Pelangi. Bu Muslimah merangsang setiap jenis kecerdasan itu berkembang secara alamiah. Sesuai kapasitas otak, bakat, emosi, dan mental anak. Bu Muslimah mengajar dengan demikian itu hanya mengandalkan konsep ar-rahman dan ar-rahim. Ia tak membedakan anak pintar dan bodoh. Ia sangat bijaksana membina murid, tidak membedakan anak baik dan anak nakal. Semua dibimbimg sesuai kapasitas karena berpijak pada prinsip yang tidak menyeragamkan standar kecerdasan anak. Jadi model belajar di kelas Laskar Pelangi memang patut diacungi jempol.


Acara ini di buka oleh Adnan Firdaus, Program Officer RZI Cabang Cimahi yang juga sekaligus menberi sambutan. Setelah acara selesai dilanjutkan dengan bermain di arena Out bond. (newsroom/Ginanjar)

2 responses to “Konsep Multiple Intelligences dalam Film Laskar Pelangi…..

  1. ibu wardah malaysia

    saya baru berpeluang menonton filem laskar pelangi kelmarin.saya cukup terkesan dengan filem ini lantaran filem ini menyentuh betapa ilmu itu boleh diperoleh sama ada secara formal atau tidak formal.namun kini, anak-anak di sekolah seperti tidak berminat untuk menuntut ilmu…dan sebagai guru, filem ini memberi inspirasi yang bukan sedikit untuk saya menguatkan semangat mendidik anak bangsa.terima kasih atas karya yang begitu mengesankan ini.

  2. ibu mairah sarikullah

    iya bu ,,,saya juga pernah nonton film itu …,,kalau prestasi itu bisa di capai dengan siapapun itu ,,,semoga inimenjadi motivasi selanjutnya ,,,,,untuk ANAK BANGSA

    jazzakalah ,,,terima kasih ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s