Monthly Archives: September 2011

Siswa Juara Cimahi Hapal Al-Ma’tsurat

oleh Suhud Syamsul Hakim, RJI – Cimahi

Subhanalloh, alhamdulillah, laa ilaaha illallah, Allahuakbar!. Siswa Juara memang luar biasa. Setelah perjuangan yang cukup panjang selama lebih kurang 6 bulan, akhirnya mereka mampu menghapalkan Al-Ma’tsurat Shugra. Subhanalloh… Sebelumnya mereka juga sudah hapal asmaul husna. Belum lagi sedikitnya 10 orang siswa Juara sudah hapal Juz 30.

Penghapalan asmaul husna dilakukan setelah sholat dhuhur. Sementara penghapalan al-ma’tsurat dilakukan di pagi hari sebelum belajar Quran dan sholat dhuha. Selain itu dijalankan pula program tambahan berupa Juara Berdzikir setiap hari Jumat jam 07.00-07.30 sebelum senam. Program ini diselenggarakan sebagai upaya pengulangan hapalan dan amalan dzikir harian (paling tidak sepekan sekali… hehe)

Harus diakui memang belum semua siswa sudah hapal dengan sempurna. Namun dengan tuntutan dan bimbingan siapapun yang sudah hapal mereka insya Allah bisa mengikutinya.

Suatu waktu saya pernah bertanya kepada orang tua siswa. “Menurut Bapak/Ibu, berapa baris putera/i Bapak/Ibu bisa menghapal Al-Quran setiap hari?” Kebanyakan dari mereka terlihat ragu. Namun sebagian besar jawaban bekisar pada satu halaman. Namun fakta berbicara lain. Berdasar pengalaman yang dialami Siswa Juara, mereka bisa menghapal 3 baris hanya dalam waktu 30-60 menit. Artinya, jika intensif, mereka bisa hapal minimal 1 lembar per hari… Bisa?

Terima kasih untuk semua pihak yang telah ikhlas membimbing dan mendoakan siswa Juara Cimahi. Kita mengira diri kita (dan juga siswa kita) kecil, padahal sesungguhnya pada diri mereka (siswa) tersimpan seluruh alam raya….

5 Piala dan 8 Gelar untuk Juara Cimahi

oleh Suhud Syamsul Hakim, RJI – Cimahi

Bismillah…
Semoga kita dilindungi oleh Allah dari ketakaburan dan kekufuran…

Pekan II Maret 2011 menjadi pekan luar biasa bagi SD Juara Cimahi mengikuti satu event yaitu Festival Siswa Sholeh II di SMPIT Baitul Anshar.

Pada event tahun ini, SD Juara Cimahi memperoleh 2 piala kategori lomba dan 1 piala Juara I Favorit.

Dua siswa yang membawa oleh-oleh dari FASIH II ini adalah: Annisa Firdaus (Juara Harapan MTQ) dan Hasna Auliya Arrohmah (Juara III MHQ).

Dua hari sebelum utusan SD Juara Cimahi berjuang di arena FASIH, siswa lainnya juga berhasil membawa oleh-oleh terbaik untuk SD Juara Cimahi berupa 2 piala dan 3 gelar. Siswa-siswa tersebut adalah:
1. Barry Arganeza (Juara III Calistung tingkay Gugus)
2. Hasna Faizah Amatullah (Juara II Calistung tingkat Gugus)
3. Nisa Azkia Salsabila (Juara I PAI Sapta Lomba)
4. Baharudin (Juara I Tahfidz SAPTA LOMBA PAI)
5. Annisa Firdaus (Juara II Tahfidz Sapta Lomba PAI)

Bagi Barry dan Hasna, perjuangan pekan kemarin memang berat, mereka harus menghadapi siswa RSBI Melong Mandiri 1 yang merupakan Juara Bertahan Calistung. Namun Alhamdulillah mereka bisa melakukan yang terbaik. Sementara Baharudin dan Annisa hari ini harus melanjutkan perjuangan SAPTA LOMBA tingkat kecamatan. Mohon doa dari antum semua….

Perjuangan masih panjang… semoga senantiasa disokong dengan kesungguhan, diwarnai dengan ketawadluan dan disempurnakan dengan kesyukuran…

Bahruddin, Siswa Pemalu yang menjadi Juara 1 lomba Tahfidz tingkat Kota

oleh Suhud Syamsul Hakim, RJI – Cimahi

Anak ini sungguh pemalu, kepalanya hampir selalu tertunduk, terlebih ketika harus tampil di depan banyak orang. Tetapi sekali suaranya diiramakan membaca ayat-ayat Quran, dengan penampilan sederhana sanggup membuat semua terpana dan berdecak kagum dibuatnya.

Baharudin Tela Lipang, demikianlah nama lengkap siswa SD Juara Cimahi yang hari Ahad kemarin berhasil menjadi Juara I Tahfidz dalam Lomba Terampil PAI tingkat Kota Cimahi. Ia merupakan satu-satunya utusan SD Juara Cimahi dan Gugus Ahmad Yani yang masih bertahan dan melanjutkan perjuangan. Hari Jumat-Ahad mendatang, ia akan membahanakan Quran di tingkat Jawa Barat.

Semula, siswa asli NTT ini hanyalah kebanggan SD Juara. Namun kini ia sudah menjadi kebanggan Kota Cimahi. Bayangkan, saat selesai menuntaskan lomba, tiba-tiba saja penonton bertepuk tangah riuh, memuji, mendekati, mengusap hingga memberikan sesuatu yang luar biasa. Saat lomba usai, sang Juri pun tanpa disembunyikan menutup acara sambil menatap Baharudin. Lalu saat namanya dinobatkan sebagai Juara I, kebanggaan itupun memecah pendopo cimahi dan bahkan mungkin lebih meriah dibanding peringatan HUT AURI.

Banyak di antara penonton yang mulai bertanya tentang dia. Ada pula yang bertanya-tanya tentang SD Juara yang baru didengarnya. Semuanya jauh lebih indah dari yang dibayangkan sebelumnya. Anugerah itu tiba-tiba saja datangnya.

Terlepas dari itu semua, semoga rasa syukur senantiasa melekat pada kita yang turut berkontribusi walau setitik saja. Dengan demikian, semoga Allah menambah nikmat itu di perjuangan berikutnya. Bayangkan, hari Ahad nanti akan bergema: “… dan Juara I Tahfidz putera tingkat Jawa Barat adalah…. Bahrudin… dari SD Juara Cimahi….!!!!”

Allohu Akbar…!!!

Doakan kami….

Pertama di SD Juara : Khatam Qur’an 30 Juz siswa kls 6

Cimahi Unggul & Mandiri

Cimahi (6/4), sepertinya jika ada yang namanya hari paling spesial, maka siswa kelas 6 SD Juara Cimahi akan sepakat bahwa Rabu siang, kala itu adalah hari yang paling, super spesial.

Apa yang spesial di hari itu?

Di hari itu siswa kelas 6 yang merupakan angkatan pertama SD Juara Cimahi berhasil mengkhatamkan tilawah Qur’an 30 Juz. Tasyakur Khatam Qur’an ini dimulai dengan pembacaan 2 halaman awal dan beberapa surat terakhir Qur’an.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan do’a oleh Ust. Juhana. Kemudian dilakukan pemotongan tumpeng yang merupakan hasil kerja sama sekolah dengan orang tua siswa oleh Kepala Sekolah yang diberikan kepada perwakilan siswa kelas 6, Pikri Ahmad.

Pikri tiba-tiba menangis karena ia teringat orang tuanya yang hari itu tidak bisa hadir. Ibunya sudah lama berpisah dengan ayahnya dan meninggalkannya hidup bersama nenek dan bibinya. Di saat teman-teman yang lain merasakan kebanggan dapat khatam Qur’an dan didampingi ibunya, ia merasakan kesedihan yang dalam karena sang ayah yang masih kesulitan mencari nafkah dengan pekerjaan serabutan dan ibu yang tidak jelas rimbanya.

Ketika awal masuk SD Juara Cimahi, Pikri belum lancar dalam membaca Qur’an apalagi bacaan bertajwid. Namun kini, ia termasuk siswa dengan progress Qur’an tercepat. Selain Khatam Qur’an ia juga telah hafal juz 30. Semuanya ia peroleh, syariatnya ketika ia mengenyam pendidikan di SD Juara Cimahi. Anak yang sedikit pemalu ini, tidak bisa menyembunyikan kebanggan sekaligus kesedihannya ketika telah mencapai prestasi tersebut.

Ketika melihat Pikri menangis, kontan saja siswa kls 6 yang lain ikut menangis tidak terkecuali guru dan para orang tua yang hadir. Semoga Pikri dapat menajdi kebanggan ibunya, walaupun ia tidak tahu & tidak merasakan kehangatan dari sang ibu tercinta.

Sabarlah Ananda, Rasulpun tumbuh menjadi orang besar walapun amat sedikit merasakan kasih sayang orang tuanya.

Special Thank’s to All RZ crew, the most special is to Mr Yudi & Team in RZ Cimahi for the support funding to us.

Do’akan Kami, kami akan berusaha.

Bisa3x. Paaaaaaaaaaaaasti bisa. Allohu Akbar

SDN Cijerah 1 & 2 Bdg studi banding ke SD Juara Cimahi

oleh Ivan Supangat, RJI – Cimahi

Cimahi Unggul & Mandiri

Cimahi (31/05), sesuai dengan misinya yaitu “berkontribusi dalam perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia melalui sinergisitas dengan berbagai pihak”, hari Selasa 31 Mei 2011 SD Juara menerima kedatangan rombongan SDN Cijerah 1 & 2 Bandung sebanyak 12 orang dalam rangka studi banding dan “sharing” dalam manajemen sekolah.

Kegiatan ini di awali dengan penyambutan oleh Tim Perkusi SD Juara Cimahi. Mereka merasa senang disambut dengan kemeriahan dari tim perkusi. Rombongan kemudian melihat langsung pembiasaan siswa dalam membaca Al Ma’tsurat, shalat dluha & kultum pagi.

Rombongan pun melihat langsung & sebagian menggambil gambar serta menyimak pengarahan para wali kelas dalam sesi “Class Corner” seta pembelajaran TTQ (Tilawah Tahfizh Qur’an). Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Manajemen sekolah oleh Kepala Sekolah SD Juara Cimahi yang didampingi oleh PKS Kesiswaan, LSU dan guru lainnya.

Alhamdulillah kegiatan ini diakhiri dengan makan bersama. Rombongan merasa sangat puas dengan kunjungan ini. “Ibu merasa iri dengan apa yang telah diterapkan di SD Juara” kata Ibu Ema (Kepala Sekolah SDN Cijerah 1 & 2 Bandung). Semoga dengan “sharing” manajemen sekolah ini dapat menjadi bagian dari peningkatan kualitas pendidikan khusunya dilingkungan Bandung & Cimahi. Insya Alloh

.

Yang pertama di SD Juara : Wisuda Hafizh Qur’an

oleh Ivan Supangat,

Cimahi Unggul & Mandiri

Cimahi (9/06), untuk pertama kalinya dalam sejarah sekolah Juara Cimahi, pada hari Kamis, 9 Juni 2011 siswa kls 6 SD Juara Cimahi mewisuda siswa yang telah hafal Juz 30 . Setelah sebelumnya para siswa di uji hafalan juz 30 oleh Ust Asep saefullah AL Hafizh.

Acara Dimulai dengan Uji Publik Hafalan. Seluruh siswa kelas 6 maju di depan khalayak undangan kemudian satu persatu siswa “diserang” dengan pertanyaan-pertanyaan dari para undangan yang hadir yang terdiri dari orang tua siswa, pengurus FOM (Forum Orang Tua Murid), Tokoh Masyarakat (YANURI), perwakilan Rumah Juara Indonesia member of Rumah Zakat, perwakilan warga tetangga sekolah, guru serta siswa SD Juara Cimahi.

Tidak gampang memang menjawab pertanyaan spontanitas dari para undangan karena memang uji publik ini tanpa skenario & skrip (kayak reality show aja ya). Dari sekian banyak pertanyaan, ada pertanyaan yang cukup menantang dari Abah Suryaman (tokoh masyarakat dari YANURI) yaitu bacakan ayat terakhir dari QS Al Insyiqaq. Kartini, siswa yang diberi pertanyaan tersebut tidak berpikr panjang, langsung saja dijawab sehingga sang penanya pun puas dengan jawaban tersebut.

 

Setelah Uji Publik Hafalan, para siwa kls 6 kemudian di wisuda dengan penyematan Toga oleh Bpk Syahrul Fadilah selaku perwakilan Rumah Juara Indonesia member of Rumah Zakat yang dilanjutkan dengan pemberian Syahadah (Saertifikat) Hafizh Juz 30 oleh Bpk Suryaman (tokoh masyarakat dari YANURI) kepada 9 siswa yang telah berhasil menghafakan Juz 30. Tampak rona kebahagiaan terpancar dari siswa yang di wisuda serta orang tua. “Mereka adalah calon-calon imam masjid dan pengurus DKM masa depan” komentar dari Bpk Suryaman.

Saking bahagianya, salah seorang amil SD Juara Cimahi yang sedang shaum pun lupa akan shaumnya sehingga sempat mendapat rizki dari Alloh berupa “lupa” makan snack yang dibagikan panitia. Padahal ia sedang shaum.

Semoga ke depan akan lebih banyak lagi para Huffazh yang lahir dari sekolah Juara sehingga kelak mereka kana menjadi orang-orang intelektual yang berjiwa qurani.

Doa’akan kami. Kami akan terus berusaha.

bisa 3x. Paaaaasti bisa. Insya Alloh.

Cara Unik Wisuda SD Juara Cimahi dan Bandung

 

Wisuda yang  pertama bagi SD juara Cimahi dan ke 2 untuk SD Juara Bandung, dilaksanakan tidak seperti biasanya. Sebelum resmi menjadi alumni, semua siswa yang akan diwisuda telebih dahulu melakukan napak tilas sejarah, Sabtu (25/6).

Sejak pagi hari, sebanyak 28 wisudawan sudah berkumpil di titik nol kota Bandung, bersama kepala sekolah, guru dan wali kelas bersiap menyusuri setiap sudut jalan bersejarah di tengah pusat kota. Dengan di pandu seorang pemandu dari Bandung Heritage, satu persatu gedung yang dilewati diterangkan secara detail.

Dengan mengenakan pakaian ala penjuang dan perawat tempo dulu, siswa-siswi ini begitu seksam mendengarkan pemaparan dari pemandu. Meski sering melewati tempat-tempat ini, namun tidak sedikit siswa yang baru mengetahui asal usul sejarahnya.

Adapun tempat-tempat yang dilewati diantaranya, tugu titik nol, gedung press, gedung merdeka, gedung sarinah, majesti, pertokoan dijalan braga, bank Indonesia, dan berakhir di Gedung Indonesia Menggugat (GIM). Sesampainya di halaman GIM mereka disambut music tatalu yang dimainkan oleh adik kelas mereka.

Di GIM inilah prosesi Wisuda dilaksanakan, berbagai kesenian dihadirkan untuk melepas siswa siswi ini. pada kesempatan itu, dari dinas pendidikan kota Bandung, Drs, Oom K. Setiawan , MM, mengapresiasi cara Wisuda yang dilakukan oleh SD Juara Bandung, dan ia pun akan membantu proses izin operasional SD Juara.

“Potensi, prestasi dan kreatifitas yang ada ini (SD Juara) akan sangat berharga dan kita (diknas) harus mendukung serta membantu” ujar Oom.

Untuk tahun 2011 SD Juara Bandung meluluskan 16 siswa dengan prestasi terbaik di raih oleh Dina Annis Rosyidah, sementara SD Juara Cimahi angkata pertamanya sebnayak 12 siswa yang diluluskan, dengan pretasi terbaik diraih oleh Zakiyyah Afifah Khoirunnisa.

Menurut ketua pelaksana yang juga guru SD Juara Bandung, Sri Rejeki, wisuda dengan rangkaian acara napak tilas sejarah ini diharapkan bisa menanamkan pengatahuan dan kecintaan mereka terhadap sejarah. Dan dari sejarah inilah seagai salah pegangan untuk menapaki masa depan.